Bayar Pajak Motfit

Tertanggal 20 maret 2012 pajak si motfit harus di bayar dan bukan hanya itu, ternyata batas waktu 5 tahun plat nomor juga sudah berakhir.

Untuk menghindari agar tidak sampai tanggalnya kebablasan dan berakibat denda maka myfitr membayar pajak sekaligus membayar pergantian plat nomor pada tanggal 5 maret 2012.

Dan myfitr putuskan untuk membayar pajak si motfit sendiri tanpa perantara dan tanpa calo.

Berikut ini urutan-urutan kegiatan yang myfitr lalui ……

  1. Jam 10 pagi myfitr sudah tiba di samsat purworejo.
  2. Langsung mampir ke fotokopian di depan samsat untuk fotocopi syarat-syarat yang harus disertakan. Yaitu fotokopi STNK, foto kopi BPKB, dan foto kopi KTP. Langsung saja kasihkan ke petugas fotokopinya mereka sudah paham. Bayar Rp 500. Sumpah fotokopinya murah banget.
  3. Langsung myfitr serahkan fotokopian tadi dengan yang aslinya ke loket pendaftaran yang ada di sebelah pintu masuk samsat. Di loket pendaftaran berkas-berkas dilihat sama bapak petugasnya.
  4. Setelah dari loket pendaftaran myfitr disuruh ke loket cek fisik. Disini myfitr diberi seabreg blangko yang harus diisi sendiri dengan pulpen. Semua data yang diisikan bisa mencontek dari STNK yang juga ikut diserahkan kembali. Diberi juga stiker untuk melakukan gesekan pada nomer mesin dan nomer rangka si motfit.
  5. Langsung buka blangko dan isi data-data didalamnya dengan pulpen yang kebetulan myfitr bawa sendiri.
  6. Karena tidak membawa pensil sendiri untuk gesek nomer maka  mengantri giliran ke bapak petugas geseknya yang sudah siap di parkiran. Tibalah giliran. Digesek nomer rangka dan nomer mesin dengan stiker tadi sama bapaknya. Bayar Rp 2000. (Coba lo bawa pensil sendiri bisa gratis dan gak sah ngantri nih…)
  7. Stiker hasil gesekan dan blangko yang sudah diisi dikembalikan ke loket cek fisik. Tadinya myfitr hanya berdiri di jendela loket, sama bapak petugasnya disuruh masuk ke ruangannya. Rp 15000 mas kata bapaknya. Oke myfitr bayar Rp 15000 (tanpa kuitansi atau nota). Sama bapaknya langsung disuruh mendaftar ke loket di dalam.
  8. Masuk ke dalam kantor samsat menuju ke bagian pendaftaran. Astagaaaa…… yang jaga dua polwan cantik yang kaya di Metro TV itu bro/sis….. langsung saja serahkan stopmap ples dokumen yang ada di dalamnya. Dari situ akn mendapatkan nomer antrian kasir dan juga rincian biaya yang harus dibayarkan.
  9. Sambil menunggu antrian myfitr sempatkan untuk melirik lirik sedikit mbak polwannya, myfitr pikir bener-bener yang ada di Metro TV ternyata bukan………
  10. Akhirnya nomer antrian sudah terpampang di papan LED serta terdengar panggilan dari mesin pemanggil.
  11. Ke loket kasir bayar sesuai nominal pada rincian biaya Rp 251500. Setelah itu disuruh menunggu lagi untuk dipanggil di loket pengambilan STNK.
  12. Kali ini nunggunya agak lama.
  13. Akhirnya nama myfitr eh nama ibu  (nama yang tercatat di STNK) akhirnya dipanggil di loket pengambilan.
  14. STNK ples bonus plastik diberikan, ibu petugasnya bilang “plat nomernya jadinya satu minggu lagi ya mas, pas ngambil STNK nya dibawa”.
  15. Pulang ke rumah.

Kesimpulan :

  1. Total waktu yang saya butuhkan dari datang sampai selesai tidak sampai satu jam. Lebih cepat dari pada dulu hampir setengah hari.
  2. Pembayaran di loket cek fisik tidak ada kuitansi/ nota. Rawan penyimpangan.
  3. Data yang di isi pada blangko pengisian data sama persis dengan data terdahulu. Urutan proses ini sebenarnya bisa dihilangkan agar proses lebih cepat lagi, toh data yang kita isi juga gak bakalan dilihat sama petugasnya. Petugas langsung mengambil data dari database yang terdahulu yang memang tidak akan terjadi perubahan. Kan nomer mesin sama nomer rangka, warna motor tahun pembuatan, isi silinder dan data lain di STNK itu sama terus.
  4. Bawalah pensil untuk gesek sendiri. Lebih cepat dan irit.

Semoga berguna.

myfitr

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*