Tiger teralis yang belum jadi

image
Selasa kemarin adalah jadwal arisan ibu-ibu rempong yang salah satu anggota di dalamnya ya si nyonyah. Selasai mandi dan berdandan, kami (mase dan nyonyah) riding agak ngebut dengan MJ karena merasa waktu sudah agak telat. Jadwal acaranya jam 9 lha kami juga dari rumah jam 9 pas (gak usah dibayangkan orang Indonesia memang kayak gini).

Berjarak beberapa kilometer dari rumah akhirnya kami tiba dilokasi setelah melewari jalanan sempit nan ramai di daerah Tasikmadu arah ke Kebakkramat, dan jalanan lebar nan mulus, sebuah ring road yang menghubungkan Kebakkramat dan Sragen. Nampaknya ringroad ini sedang mengalami modifikasi pelebaran dan peletakan separator yang memisahkan arus kanan dan kiri. Semakin lebih aman untuk berkendara nih, gumam mase. Ringroad ini jadi semacam ringroad di Jogja cuman yang ini belum memiliki jalur khusus sepeda motor. Kedepannya jika di beri jalur khusus sepeda motor akan lebih safety.

Plakat rumah makan padang sudah terlihat dikiri jalan. Itu tempat kami berbelok menuju k lokasi arisan.

Masuk beberapa meter dan sampailah kami di lokasi, tepat dibelakang pasar rupanya. Cukup rame juga pasar itu.

Sudah ada satu teman yang sampai disertai dengan anaknya yang masih kecil.

Waktu terus berjalan. Sambil menunggu yang lain datang (mereka juga orang-orang Indonesia lho :mrgreen:) mase coba masuk ke area ruang makan dari rumah ini. Soalnya nyonyah dan satu teman tadi juga ngobrol disana.

Mase gak menyangka, ternyata diruang makan yang memang lebar ini teronggok tiga motor yang rupanya sudah mengalami perombakan di sana sini.

Mase tertarik dengan sesosok (yang jika dilihat dari blok mesinnya adalah Tiger) motor ini. Sebuah Honda Tiger yang di modif jadi semacam moge street fighter yang belum selesai dimodif.

image

Sangat mencolok pada sektor kaki-kaki depan yang sudah menganut kaki upside down dengan diameter besar, kaliper rem brembo, piringan cakram yang keren, semacam tangki byson, ban gede, dan yang paling ajib adalah rangka teralisnya.

Sebnarnya tiger ini masih menggunakan rangka diamon, dan rangka teralis ini cuma hiasan doang yang pemasangannya disekrup. Mungkin mirip dengan teralis pada Minerva X Road. Rangkanya bukan dari paralon tapi memang dari besi yang di las.

Usut punya usut, ternyata kakak dari teman mase yang punya rumah ternyata seorang modifikator. Dan si tiger adalah motor langganan yang belum selesai proyek modifnya.

image

Salam satuaspal blog.

image

image
Ibu-ibu rempong

Posted by Mase from WordPress for Android

19 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*