Apa sih tv digital itu?

Selamat pagi sahabat semua!

image

Wiew hari Senin terakhir di tahun 2013 nih. Persiapan apa yang sudah sahabat lakukan buat acara malam tahun baruan nih. Apapun rencana kalian semoga semuanya lancar djaja tanpa aral melintang.

Kali ini saya mau ngomongin soal tv digital. Pasalnya gini, setiap saya berangkat bekerja pasti selalu tertuju ke suatu baliho yang bertuliskan “sudah siapkah anda berpindah ke saluran tv digital?”.

Saya yang awan soal beginian jadi penasaran, apa itu tv digital dan apa sih bedanya dengan tv sekarang?

Coba ngubek di google, akhirnya saya menemukan penjelasan yang cukup bagus dan mudah dimengerti di google ask.

IKLAN DULU
===============================
image

===============================

Berikut ini penjelasannya soal perbedaan antara tv analog (sekarang) dan tv digital.

Perbedaan TV Digital dan TV Analog hanyalah perbedaan pada sistim tranmisi pancarannya, TV kebanyakan di Indonesia, masih menggunakan sistim analog dengan cara memodulasikannya langsung pada Frekwensi Carrier, Sedangkan pada Pada sistim digital, data gambar atau suara dikodekan dalam mode digital (diskret) baru di pancarkan.

Sebagai ilustrasi, Jika ‘dahulu’ kita menonton film lewat VCR, Video
yang pakai pita, itu adalah analog, tapi kita sekarang dalam format digital MPEG, atau kalau kalau kita mendengarkan musik dengan pita kaset, itu adalah Analog, tapi jika kita mendengarkan MP3, itu adalah Digital.

Seorang awam membedakannya adalah dengan mudah, Jika TV analog signalnya lemah (semisal problem pada antena) maka gambar yang diterima akan banyak ‘semut’ tetapi jika TV Digital yang terjadi adalah bukan ‘semut’ melainkan gambar yang lengket seperti kalau kita menonton VCD yang rusak. (Ini yang saya rasakan sering terjadi di tv berbayar aora nih)

Kualitas Digital jadi lebih bagus, karena dengan Format digital banyak hal dipermudah. Seperti
kalau dulu CD-A (CD audio analog) atau laser disk jadul satu keping
hanya mampu memutar lagu selama 60 menit atau sekitar 6 lagu, maka dengan mode digital
sekarang pada CD yang sama bisa disimpan lagu digital format MP3 hingga ratusan lagu.

Kalau pada TV analog satu pemancar dengan pemancar lainnya harus dengan frekwensi
berbeda, maka dengan mode Digital, satu frekwensi bisa
memancarkan banyak siaran TV.
Siaran TV Satelit Dulu memakai Analog. Sekarang sudah banyak
yang digital. Tidak semua TV satelit memakai sistim Digital. Di beberapa satelit Arab banyak yang
memakai mode analog.

Sebenarnya untuk menerima siaran digital untuk TV yang analog tidaklah terlalu mahal.
Receiver ini hanya tinggal pasang antena dan kemudian AV nya colokkan ke TV. yang untuk siaran TV satelit namanya DVB-S (Digital Video Broadcasting – Satelite)
Sedangkan untuk di daratan namanya DVB-T (Digital Video
Broadcasting – Terresterial)

Mengenai harganya ?
banyak Receiver DVB-S harganya dibawah 200 ribuan.
Jika anda melihat Indosiar atau Metro TV atau RCTI melalui satelit
anda bisa melihat siaran TV Digital. Tidak Harus plasma, Tidak harus HD, karena stasiun TV
Nasional masih memakai SDTV meskipun mereka memancarkan secara digital lewat satelit.

Dengan memakai TV 14 inchi yang paling murahpun anda bisa menonton TV digital. Sedangkan jika anda membeli TV LCD, hampir
semua bisa menerima signal Digital tanpa alat tambahan karena sudah dilengkapi dengan receiver digital.
(Sumber: penjelasan bro Xenix)

image

Jadi seperti itulah perbedaan tv digital dengan analog. Yang mudahnya sih, kalau tv analog sinyalnya gak kuat akan muncut bruwet semut, tapi jika sudah menggunakan siaran digital yang terjadi bukan muncul bruet tapi muncul siaran yang terpatah-patah, mirip sama cd bajakan pas eror :mrgreen:

Wiew saya jadi nyadar, ternyata siaran tv yang dirumah Purworejo itu sudah merupakan siaran digital, karena untuk menangkapnya menggunakan parabola dan perangkat digital lainnya (entah apa namanya, receiver kalo gak salah sih). Dan memang saat sinyal parabola kurang kuat yang terjadi ya gambarnya macet-macet kayak cd bajakan. Begitu juga dengan tv berbayar aora yang ada di rumah Karanganyar.

Oh iya kabarnya mulau tahun 2012 kemarin perlahan pemerintah sedang mengalihkan siaran tv analog ke digital dan puncaknya pada tahun 2017 diharapkan semua tv sudah menggunakan saluran digital.

Semoga berguna buat sahabat semua. Buat yang lebih tau dan lebih ahli mungkin bisa menambahkan di kolom komentar.

Posted by Mase from Andromax E860

38 Komentar

  1. TV ane masih analog pake antena lima jari. Saluran TV’nya? Jangan tanya. Semua slauran Swasta Nasional, TVRI, JTV, B-one tv Bojonegoro, bahkan TV lamongan dan kediri nyantol di sini. wkwkwk. Kata temen ane, iki anten opo parabola kabeh mlebu lancar.

    Anten ane udah 10 tahun’an lebih kang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*