satuaspal.com Habis sudah harapan Valentino Rossi 46 untuk bisa start dari posisi yang lebih kompetitif di race final GP Valencia. Setelah permohonan banding ke FIM di tolak, kini CAS juga melakukan hal yang sama, menolak banding Rossi. Cekidot dech keputusan dari CAS ini…
Keputusan hukuman yang diambil FIM tetap berlaku…
“Pengadilan Abitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) telah menolak upaya banding Valentino Rossi dan tetap menjalankan keputusan hukuman yang diambil oleh FIM pada 25 Oktober 2015 (di Sepang).
Dengan demikian, keputusan FIM untuk menjatuhkan tiga poin penalti pada Valentino Rossi terkait insiden dengan Marc Marquez pada ajang balap Shell Malaysia Motorcycle Grand Prix pada 25 Oktober 2015 tetap berlaku dan Valentino Rossi akan memulai ajang berikut dan yang terakhir, di Valencia/Spanyol, pada 6-8 Oktober 2015, dari posisi grid terakhir.
Setelah balapan di Malaysia, pimpinan balap FIM menyatakan kalau Valentinoo Rossi terbukti sengaja melebarkan jalur balapnya guna mempersempit ruang gerak Marc Marquez, berakibat kontak kedua pebalap, di mana akhirnya Marquez terjatuh. Untuk pelanggaran ini FIM Race Direction menjatuhkan tiga poin penalti pada catatan pebalap, suatu sanksi yang kemudian dikonfirmasi oleh pihak FIM.
Karena Valentino Rossi sudah memiliki satu poin penalti dari insiden lebih awal tahun ini, keputusan ini membuat dia harus menanggung total empat poin penalti. Mengacu peraturan FIM, pebalap dengan poin penalti empat harus memulai balap pada balapan berikutnya dari posisi terbelakang.
Permintaan untuk menangguhkan (hukuman) diterima CAS pada 29 Oktober 2015 oleh Valentino Rossi bersama dengan perwakilannya. Meminta agar keputusan FIM menyangkut tiga poin penalti bisa dibatalkan atau setidaknya dikurangi.
Pihak Abriter CAS yang diwakili Profesor Ulrich Haas dari Jerman yang kemudian mendengarkan keterangan baik dari Rossi atau FIM, di kantor pusat Lausanne, Genewa, Rabu (5/11/2015). Permintaan mendadak ini dilakukan untuk memutuskan apakah Valentino Rossi harus memulai balapan di Valencia dari posisi terbelakang.
Pihak CA menemukan kalau kondisi untuk menangguhkan hukuman tidak terpenuhi, yang artinya hukuman yang dikeluarkan FIM tetap harus berlaku di Gran Prix selanjutnya di Valencia.”
Sebagai gentleman Rossi harus menghadapi hukuman akibat perbuatannya sendiri, melebar dan memepet Marques, fatalnya Marques jatuh. Duhhh…
Dengan keputusan ini berarti Rossi tetap start dari posisi paling belakang di race final GP Valencia nanti, dan semoga ada keajaiban agar race final nanti menjadi ramai dan menarik untuk ditonton. Kita lihat saja nanti… Sekian, salam satu aspal. (Mase)
Posted from Andromax 4G LTE
duh dik, empuk keknya
Perlu di jajal
aku mau cas dedeknya #eh
Wakakakakkk… Monggo di PM sajah… 😆
Let’s hope to the esvegeh
http://motomazine.com/2015/11/05/update-sepang-clash-cas-tolak-permohonan-rossi-mengharuskannya-start-dari-last-row-di-valencia/
Wakakak
Ngoahahaha…
bonusnya, imut bener, pengen …… nyubitin deh
https://warungjomblo.wordpress.com/2015/11/06/strategy-analytics-tizen-os-menyusul-bb-os-untuk-posisi-keempat/
ih om genit
Ah sudahlah
Go VR46
Tetep… VR46…
Montoknya tu bemper …masbro disinyalir apal ukuran Nya…hehehe..46 tetep jagoan ane …gassspooll
Wakakakak… … Pitnah ah…. Ane juga 46 selalu, yach walau yg 36 juga empuk sih… #eh #mlayuuu