Corat coret seragam, potong baju, gunting rok, dan pose hot para lulusan 2016 ini tidak perlu dicontoh oleh lulusan tahun berikutnya

image

Salam Satu Aspal!!! Dulu dalam menyambut dan merayakan kelulusan sekolah baik itu lulus TK, SD, SMP, hingga SMA, dan bahkan kuliah aku nggak pernah yang namanya corat coret seragam, apalagi motong baju sama celana *memangnya aku tukang permak apa

Beda dengan adikku (yang juga cowok, karena kita adalahhhh… tiga maskenthir) yang 2 tahun lebih mudaan dari aku, saat merayakan lulusan SMA dia keranjingan corat coret seragam. Katanya SMA cuma sekali dan harus dirayakan kelulusannya.

Lantas apakah aku menyesal? Tentu saja tidaklah. Aku memang nggak punya seragam SMA yang sudah dicorat coret tergantung di dinding kamarku. Beda dengan adikku yang tiap kali ku masuki kamarnya selalu saja tanpa sengaja terlihat olehku seragam SMA nya yang tercorat coret saat kelulusan tergantung menjadi sarang nyamuk di dinding kamar.

Saat aku membuka lemari, aku lebih merasa bangga melihat bekas seragam SMA ku terlipat dan tersimpan rapi dan bersih di sana. Bangga rasanya bisa menjaga kesucian hingga lulus. Hingga bekas seragamku tersebut akhirnya kukasihkan ke tetangga yang anaknya masih bersekolah dan butuh seragam baru. Bangga banget tau rasanya kalau bisa membantu orang lain yang membutuhkan.

Beda dengan generasiku yang masih dididik dengan buku pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) dan buku pelajaran PSPB (Pendidikan Sejarah dan Perjuangan Bangsa) beda pula dengan nasib pelajar sekarang ini. Miris rasanya, nyesek melihat foto-foto perayaan kelulusan mereka yang beredar di sosial media.

Seakan nilai moral sudah ditanggalkan, malu sudah dibuang, dan nasi sudah menjadi bubur dicampur ayam sam kerupuk. *makan dulu gan… laper… :mrgreen:

image

Tidak hanya pelajar cowok, saat ini pelajar cewek juga aktif banget melakukan aksi corat coret seragam, bahkan hingga ke jilbab-jilbab yang seharusnya melambangkan ketaatan mereka terhadap perintah agama, yaitu menutup aurat.

image

Memotong seragam… Entah ini maksudnya apa. Baju yang tadinya sampai bawah hingga menutupi bagian pinggang dipotong bagian bawahnya dan lengannya. Bahkan ada sebagian yang dibentuk menyerupai rumbai-rumbai. Rok yang tadinya panjang bahkan sampai ke bawah, dipotong jadi di atas lutut memperlihatkan kemulusan pahanya (tentu bagi yang mulus).

image

image

Berpose nakal bak penjual anu. Ini ni yang bikin aku naik turun pala bawah geleng-geleng kepala. Ya Allah Gusti… Generasi penerus bangsa ini kok seperti ini sih, mau di bawa kemana Indonesia…

Ya udah aku udah pusing nih *sabun mana sabun Dah silahkan nikmati bonusnya…

image

image

Udah plis jangan ditiru di tahun depan. Sebagai pelajar kamu harus lebih elegan, punya prinsip anti mainstream. Semoga paham apa yang aku maksud. (Mase)

==========================
Pemirsa punya info seputar otomotif (atau apapun) yang ingin di share di satuaspal.com? Hubungi saja kontak Mase di bawah ini.

√ Email : motorsport150@gmail.com

Iklan

30 pemikiran pada “Corat coret seragam, potong baju, gunting rok, dan pose hot para lulusan 2016 ini tidak perlu dicontoh oleh lulusan tahun berikutnya

  1. ane dulu pas SMP corat-coret tapi kaos olahraga yang dicorat-coret, pas SMA juga corat-coret tapi pake baju putih yang udah jelek+tipis logo Osis & nama sekolah udah dicopot duluan, corat-coret juga cuma nama+ tanda tangan ga ada kata-kata ga jelas, ga ada acara sobek rok kaya gitu 😀

Silahkan mau komen apa saja, boleh "joss", "beng", "ngekk", "bengek"..... pokoke sak karepmu kang mbak.... khusus untuk cewek bisa meninggalkan nomer hp #eh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s