Iklan
jump to navigation

Review : Bertubuh mungil, jangan takut naik GSX R150 7 Maret 2017

Posted by Mase in Suzuki.
Tags: , , , , , , , ,
trackback

satuaspal.com – Salam satu aspal mas bro…. Kehadiran motor sport 150 cc berfairing dari Suzuki yang berjuluk GSX R150 sontak menyita perhatian banyak biker tanah air. Banyak pujian yang terlontar kala melihat langsung sosok GSX R150 ini, yang ternyata memang cakepan dilihat langsung daripada melihatnya melalui gambar. Banyak yang bilang desain dari GSX R150 ini racy banget, apalagi ditambah dengan penggunaan setang kemudi underyoke yang juga digunakan di motor-motor balap.

Nah, tentu yang tertarik sama GSX R150 bukan hanya yang memiliki tubuh tinggi, namun yang bertubuh pendek pun juga tertarik, misalnya saja mase ini hehehehe… Memiliki tubuh pendek kadang membuat mase agak-agak takut gimana gitu kalau harus naik motor sport, apalagi yang berfairing. Tahu sendirikan, tinggi jok motor sport pasti bakalan lebih tinggi dari motor cub ataupun metik. Namun ini semua mase jadikan tantangan, yang penting baca bismilllah dulu sebelum naik motor sport yang tinggi, dan juga yang penting yakin!

Suzuki GSX R150 memiliki setang underyoke yang tentu saja akan membuat pengendaranya agak nungging untuk menjangkau gagang setang yang posisinya berada di bawah. Nah bagi orang pendek kayak mase, kombinasi motor sport dan setang underyoke seperti ini menjadi lebih merepotkan lagi. Otomatis badan jadi tertarik ke depan, dan ini mempengaruhi daya jangkau kaki juga. Hehehe…

Tapi jangan kuatir mas bro, seperti yang mase bilang di atas tadi, yang penting yakin. Mase yang keseharian mengendarai Honda Verza 150 tak gentar untuk mencoba duduk diatas GSX R150. Keduanya memang berbeda mas bro, yang satu sport touring dengan setang tegap, sedangkan yang satu lagi motor sport fairing bersetang underyoke. Tinggi Honda Verza 150 menurut spesifikasi berada di angka 773 mm, namun karena profil ban yang digunakan besar, tinggi Verza 150 menjadi lebih tinggi dan untuk versi standar pabrik, jika tak memakai alas kaki maka kaki mase hanya bisa menapak 1 saja pada ujung kaki saat naik diatas jok Verza 150. Sedangkan jika menggunakan alas kaki, kedua kaki bisa menapak walau hanya pada ujungnya.

GSX R150 memiliki ketinggian jok 785 mm. Nah terlihat ukurannya lebih tinggi dari pada tinggi jok Verza 150, namun anehnya, saat naik ke atas jok GSX R150 kaki mase yang menggunakan sepatu bisa menapak dua-duanya dengan lumayan napak, artinya tidak hanya pada ujung kaki saja. Oh iya kombinasi tinggi dan berat badan mase adalah 155 cm dan 52 kg. jadi, menurut mase, tinggi jok GSX R150 lebih pendek dari Verza 150. Namun mase memang agak susah kala menggeser GSX R150 sambil duduk di atas jok, karena pengaruh setang underyoke yang rendah.

Untungnya GSX R150 memiliki bobot yang lebih rendah dari sport fairing 150 cc dari pabrikan sebelah. GSX R150 hanya berbobot 131 kg (CBR150R 135 kg, R15 137 kg) jadi hal ini cukup membantu bagi orang pendek kayak mase.

Nah begitu mas bro review mase yang pendek ini saat naik ke atas jok GSX R150. Intinya mase yang bertinggi badan 155 cm dan berat 52 kg bisa menapak lumayan baik saat duduk di atas jok GSX R150 yang bertinggi jok 785 mm. Hanya ada sedikit kesulitas saat menggeser GSX R150 pada saat duduk di atas jok karena letak setang yang membuat badan menekuk ke depan. Tapi yang jelas, GSX R150 ini termasuk ringan mas bro untuk mase. Pokoknya setelah naik ke atas joknya nggak takut ambruk. (Eko Pranoto)

Kalau dek Anindya sich memang tinggi banget….

Iklan

Komentar»

1. andhi_125 - 7 Maret 2017

Pas ya, buat yg mungil? Sebaliknya yg kurang pas

Mase - 7 Maret 2017

Iya om betul. Kalau beruang mah wagu.

andhi_125 - 7 Maret 2017

Wasyeembbb…beruang jare 😆 untung dudu aku

Mase - 7 Maret 2017

Buat yg merasa wae

sebarkan.org - 7 Maret 2017
Mase - 8 Maret 2017

pake banget

2. ndesoedisi - 7 Maret 2017

kata ane juga apa 😆

Mase - 7 Maret 2017

Emang apa..

ndesoedisi - 7 Maret 2017

Apa aja boleh 😂

3. wuzz - 7 Maret 2017

Jozz mase, dapat top speed piro iku,

Mase - 7 Maret 2017

Wakakakak… Dalam kota om, macet, paling 60 kpj… Haha…

4. Kobayogas - 7 Maret 2017

Sama mang Nde 11-12 X y

Mase - 7 Maret 2017

Cuman ane lebih berisi dikit, nggak kerempeng

5. lamik gemini - 7 Maret 2017

Kalau tuk yang bertampang imut? Seperti aku gimana om?? Wkwkwk

Mase - 7 Maret 2017

Cocoookkkkk banget….
Imut… Wakakak…

6. icalproject's - 7 Maret 2017

Wahh posturku 176 cm ketinggian ya om berarti?? 😂😂😂

Mase - 8 Maret 2017

iya om ehhhh

7. mas jeck cruisers - 7 Maret 2017
Mase - 8 Maret 2017

spg mah naiknya sambil tiduran, nggak takutlah

8. speedmotoblog - 8 Maret 2017

no problemo….
naik motor gak pakai helm… malu sama anjing…
https://speedmotoblog.wordpress.com/2017/03/08/tstidnaik-motor-gak-pakai-helm-malu-sama-anjing/

Mase - 8 Maret 2017

betul mas bro


Silahkan mau komen apa saja, boleh "joss", "beng", "ngekk", "bengek"..... pokoke sak karepmu kang mbak.... khusus untuk cewek bisa meninggalkan nomer hp #eh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Sheza Home

Proyek Evolusi Mama Muda

mudjirapontur

aku kamu dan rumah lainnya

wulandari018.wordpress.com/

WULANDARI018.WORDPRESS.COM

NgamenRider

Hanya tukang cerita otomotif, sejarah, militer dan beberapa omong kosong pribadi

BlogOtive

Blog Otomotif Indonesia khusus Motor

Catatan Perjalanan Hidupku ^^

Karena setiap detik perjalanan hidup adalah pelajaran, dan akan menjadi kenangan yang akan selalu membuatmu bersyukur :)

Bakul Kangkung Jpr

let's talk motorcycles and bikers

Adhikarta.Net

All About Otomotif dan Kulon Progo

imotorium

Info Otomotif | Bus | Mobil | Motor | Aviasi | Wisata | Gadget

%d blogger menyukai ini: