Review riding harian Suzuki Nex II buat kota-kota

Salam satu aspal…

Kalau di artikel yang telah lalu satuaspal pernah menuliskan tentang review Suzuki Nex II, percayalah itu hanya review hasil riding singkat keliling kota Semarang dengan pengawalan polisi. Nah, kali ini satuaspal beruntung banget mendapatkan pinjaman unit Suzuki Nex II dari PT. SIS dan Indosolo SMG Jajar untuk dibawa pulang dan dipakai selama 1 minggu. Praktis sejak dari tanggal 26 Juni 2018 hingga 3 Juli 2018 nanti, satuaspal wara wirinya ya hanya menggunakan Suzuki Nex II ini.

[display-posts tag=suzuki-nex-ii]
Dengan mengendarai Suzuki Nex II selama sehari-hari ini, satuaspal jadi bisa memberikan gambaran kepada bro semua, seperti apa sih rasanya nunggang Suzuki Nex II untuk komuter sehari-hari. Satuaspal menggunakan Suzuki Nex II ini untuk segala kegiatan, dari aktivitas rutin ngantor di Solo, jalan-jalan momong anak di komplek, jalan-jalan muter-muter kota, dan lain-lain, pokoknya kalau keluar pakai motor ya naiknya Suzuki Nex II ini.

Satuaspal sendiri memiliki tinggi badan 155 cm dan berat 50 kg (turun 2 kg setelah puasa ue), sedangkan Suzuki Nex II memiliki tinggi tempat duduk 74 cm, serta berat 93 kg. Saat duduk di atas jok Suzuki Nex II kaki masih bisa menapak sangat baik ke tanah, walaupun memang tidak bisa sempurna.
Ergonomi

Suzuki Nex II memiliki posisi berkendara yang rileks dengan posisi kaki saat di atas dek cenderung lurus dengan jok (pada tinggi badan seperti saya). Posisi stang agak rendah dan punggung bisa tegak lurus. Jadi, memang rileks posisinya dan tidak mudah capek saat berkendara.
Tarikan Mesin
Satuaspal bilang tarikan mesin Suzuki Nex II di RPM bawah cukup smooth, tidak menghentak. Setelah mencapai kecepatan 40 kpj ke atas, satuaspal baru bisa merasakan power yang sesungguhnya. Apalagi setelah menginjak kecepatan 60 kpj, untuk mencapai kecepatan 100 kpj sangat cepat diraih. Saya bisa top speed dan gas mentok di kecepatan 104 kpj pada jalan lurus datar. Mantaaap… Dan asyiknya lagi, Suzuki Nex II ini minim banget vibrasi, jadi rasanya mak gleser…
Karena bodynya yang ramping serta bobotnya yang ringan (93 kg), Suzuki Nex II ini lincah banget dikendarai. Buat selap selip juga eces mas bro.
Suspensi

Seperti yang pernah saya tulis di artikel lawas, suspensi Suzuki Nex II tidak diragukan lagi keempukannya. Sudah minim vibrasi ditambah dengan suspensi yang empuk, rasanya seperti naik motor premium saja nih mas bro. Apalagi saat digunakan untuk berboncengan, biyuh mentul mentul mas bro. Untuk melibas polisi tidur rasanya hampir tidak terasa, begitu juga saat menghajar jalan yang tidak rata. Suspensinya memang istimewa.
Pengereman

Rem cakram depan Suzuki Nex II menggunakan kaliper Nissin, sedangkan rem belakang masih tromol. Saat pengereman terasa rem belakang lebih pakem. Mungkin karena motor masih baru sih ya mas bro, jadi rem cakramnya lebih membutuhkan waktu untuk penyesuaian.
Sorot lampu Suzuki Nex II

Jarak dekat

Jarak jauh

Jujur saja… Sorot lampu pada Suzuki Nex II pada unit yang saya terima ini sepertinya belum diatur. Sorot lampu jarak dekatnya masih ketinggian. Tapi over all sorot lampu Suzuki Nex II yang sudah DC ini terang banget.
Oke mungkin seperti itu apa yang satuaspal rasakan kala riding dengan Suzuki Nex II ini untuk kota-kota. Besok kita bahas buat nanjak-nanjaknya mas bro, sama konsumsi bbm juga di next article. Kalau ada yang ditanyakan, monggo ditulis di kolom komentar ya mas bro. Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*