Bikin kaget… Ini hasil test konsumsi bbm Honda Beat Street untuk touring Solo – Semarang PP…

Salam satu aspal….

Bicara tentang Honda Beat Street yang ada di rumah, motor ini memang jarang saya bahas. Kenapa… Ya karena memang sehari-hari motor ini yang makai adalah nyonyah. Jadi, saya bingung mau bahas apanya dari motor ini, lah memang gak pernah makai sih. Nah, kebetulan Astra Motor Jawa Tengah mengundang saya untuk datang ke Semarang untuk ikut meliput gelaran balap motorcross MXGP 2018 di Sirkuit Mijen. Kesempatan ini saya gunakan untuk menculik Honda Beat Street yang dikuasai oleh nyonyah dan Nada.

Sebelumnya saya review dulu soal tarikan mesin. Setelah servis ketiga (saya servis di AHASS Piramida Lalung), tarikan dan akselerasi Honda Beat Street saya ini jadi enteng banget. Gas tingggal dipelintir sedikit saja motor langsung ngacir. Ini beda banget feelnya saat dari baru sampai sebelum servis ketiga yang berat tarikannya. Bahkan waktu itu buat touring ke Semarang saja pergelangan tangan jadi pegal dan sakit. Tapi sekarang… Behhhh… Beda banget bro… Sekali colek ngacirrrr… Buat touring ke Semarang kemarin pun tak ada lagi keluhan di pergelangan tangan.

Sekitar pukul setengah dua saya berangkat ke Semarang. Tapi sebelum itu bbm saya isi full dulu di SPBU. Cukup dengan pertalite saja. Dan saya jepret km awal di odometer Beat Street.

Nah setelah tiba di Hotel Holiday Inn Express Semarang, motor ini cuma diam di parkiran, sama sekali tidak dipakai. Karena akses di Semarang semua dilakukan dengan mobil yang sudah disediakan Astra Motor Jawa Tengah. Dan setelah menginap semalam di hotel, baru besok sorenya motor ini saya bawa kembali touring ke Solo dan Karanganyar.

Sesampainya di Jaten, barulah saya kembali mengisi bbm Beat Street ini dengan pertalite hingga full tank. Km di odometer saya jepret kembali.

Yuk dihitung bro… Sebagai informasi dulu nih… Metode yang digunakan adalah full to full, dengan berat rider 52 kg, dan tinggi 155 cm. Motor di gas dengan random. Kalau ada celah kosong ya sikat, ngebut. Pokoknya tidak diirit-iritkan dan bisa di bilang sruntulan dengan speed tertinggi yang saya raih di angka 90 kpj.

Km akhir : 8680

Km awal : 8470

Jadi total jarak ditempuh adalah 8680-8470 = 210 km

Konsumsi bbmnya adalah 210 : 3 = 70 kpl

So, test konsumsi bbm Honda Beat Street dengan bbm jenis pertalite untuk touring jarak jauh keluar kota adalah menghasilkan angka konsumsi bbm 70 km untuk 1 liter bbm Pertalite. Gimana, irit apa boros nih bro…

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Honda, Review dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Bikin kaget… Ini hasil test konsumsi bbm Honda Beat Street untuk touring Solo – Semarang PP…

  1. ndesoedisi berkata:

    Wow aku terkejut 😯

  2. efbees berkata:

    mantap.
    diapain tuh kok tarikannya bisa ngacir?
    jago tuh mekanik yg seting, bisa irit juga.

  3. awansan berkata:

    Busyet irit tenan, nyaingi irite honda grand 😂😂

    Opo amergo sek numpak cilik ya, dadi irit 😂

Silahkan mau komen apa saja, boleh "joss", "beng", "ngekk", "bengek"..... pokoke sak karepmu kang mbak.... khusus untuk cewek bisa meninggalkan nomer hp #eh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s