Jalan-Jalan Ke Kampoeng Batik Laweyan, Nikmati Pengalaman Membatik Langsung dari Ahlinya

satuaspal.com – Jalan-jalan ke Kampoeng Batik Laweyan

Inilah ulah Yamaha Jateng, saya diculik gan, terus dibawa mubeng-mubeng wisata keliling Solo sambil disuruh nyicipin Yamaha FreeGo. Kampoeng Batik Laweyan menjadi destinasi kedua setelah Museum Keraton Surakarta dalam journey Solo with Yamaha FreeGo yang diadakan kemarin minggu tanggal 27 Januari 2019. Ini pengalaman saya ke Kampoeng Batik Laweyan, padahal saya sudah menua di Solo selama 8 tahun terakhir.

Journey Solo with Yamaha FreeGo 125… Serunya Eksplor Wisata Solo…

Di sini saya tidak akan menuliskan tentang sejarah Kampoeng Batik Laweyan, kalian bisa browsing sendiri soal itu di Google ya gan. Saya hanya akan menulis pengalaman yang saya temukan di Kampoeng Batik Laweyan saja.

Namanya juga Kampoeng Batik, saat memasuki kawasan ini saya dan rombongan journey Solo with Yamaha FreeGo langsung disambut dengan sederetan toko-toko dan galeri batik. Dan EO dari Yamaha Jateng membawa kami ke Kampoeng Batik Laweyan Batik Mahkota.

Di sini kami langsung disambut oleh Pak Ir. Alpha Febela Priyatmono, MT owner dari Batik Mahkota Laweyan. Beliau menjelaskan sejarah Kampoeng Batik Laweyan dengan detail dan juga tentang masa depan batik Solo secara umum, di mana batik juga akan dibuat Standard Nasional Indonesia atau SNI-nya gan. Keren…

Usai penjelasan ngalor ngidul perihal batik, kita disuguhkan atraksi membuat batik yang dilakukan oleh pembatik di Batik Mahkota Laweyan. Bahkan kita juga ditawari untuk belajar praktik membatik. Nah kesempatan yang cukup langka ini tentunya gan, kapan lagi bikin batik kan ya. Makanya Cindy Karomah juga langsung tertarik untuk praktik membatik walau tak karuan hasilnya.

Selanjutnya kita diajak oleh Pak Febela untuk tour pabrik batik Mahkota Laweyan. Dari ruang pembuatan batik, pewarnaan, dan ruang pameran kita eksplor semua gan. Ternyata karya dari batik ini macem-macem gan tidak hanya baju seperti selama ini saya tahu. Tapi ada juga batik wayang geber, yakni kain yang cukup panjang yang digambar dengan batik berisi cerita pewayangan. Ada juga Al Qur’an dari batik yang sedang digarap oleh Batik Mahkota Laweyan, kalau tidak salah saat ini pembuatannya sudah sampai 23 atau 27 juzz.

Oh iya ada juga batik yang ditulis diatas kulit gan… Asli keren kalau buat kulit jok motor nih…

Kampoeng Batik Laweyan di Batik Mahkota Laweyan ini juga melayani penjualan batik. Jadi bisa buat oleh-oleh dan kenang-kenangan nih.

Terima kasih Yamaha Jateng sudah diajak mampir ke Kampoeng Batik Laweyan… FreeGo nya juga mantep…

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*