Pengalaman Belanja di Alfamart Jl. Kapten Mulyadi Karanganyar, Kok Kzl Ya

satuaspal.com – Pengalaman Belanja di Alfamart Jl. Kapten Mulyadi Karanganyar, Kok Kzl Ya

Mas bro, artikel ini saya buat bukan untuk menjelekkan Alfamart Jl. Kapten Mulyadi Karanganyar ataupun kasir dan pegawainya, tidak sama sekali. Artikel ini bertujuan untuk memberitahu masyarakat agar lebih teliti lagi saat belanja di toko-toko ritel sejenis yang persebarannya semakin banyak ini. Oh iya, pengalaman ini bukan saya langsung yang mengalami, melainkan saudara saya Trisno sebagai kontributor di blog ini yang mengalaminya.

Jadi ceritanya begini mas bro, pada tanggal 7 Februari 2019 jam 18:48 wib (sesuai nota), Trisno membeli satu galon air minum Vit. Tertulis harga satu galon Vit sebarga Rp 14.900 pada label harga di depan toko, di tumpukan area galon. Namun pada saat membayar di kasir, Trisno dikenai biaya Rp 18.900. Di sini kesalahan Trisno juga kenapa tidak langsung protes pada kasir atas perbedaan harga dari di label dengan harga di komputer kasir. Di sinilah kadang memang letak kelemahan konsumen, mau komplin ke kasir kadang takut dibilang cerewet, kadang ada juga yang tidak sadar ada perbedaan harga misalnya saat membeli barang dalam jumlah banyak.

Karena hidupnya tidak tenang atas selisih harga tersebut, keesokan paginya Trisno kembali cross check ke Alfamart yang sama. Sepertinya yang ditemui kasir yang berbeda dengan saat Trisno beli Vit malam harinya. Dengan membeli sebotol Aqua dan Trisno membayar di kasir, Trisno terus nanya harga satu galon Vit. Di jawab kasir bahwa harga satu galon Vit adalah Rp 14.900. Sambil menunjukkan nota pembelian satu galon Vit malam hari sebelumnya, Trisno berkata kepada kasir. “Kok semalam saya beli Rp 18.900”, kata Trisno.

Pada saat itu, menurut Trisno, kasir langsung terlihat panik dan bingung. Terus kasir memanggil temannya yang lain. Temannya yang lain datang kirain mau memberikan penjelasan, ternyata teman kasir tersebut berlari kedepan dengan membawa alat kebersihan, pura-pura membersihkan pintu lantas melepas label harga yang ada ditumpukan bagian air minum yang terpajang di depan toko, dan membawanya masuk ke dalam toko, lalu disembunyikan. Karena Trisno merasa tidak mendapatkan penjelasan diapun langsung pergi meninggalkan kasir mas bro setelah membayar Aqua yang ia beli.

Sebagai teman yang baik dan agar tidak ada pihak manapun yang dirugikan, tadinya Trisno saya suruh untuk komplin ke Alfamart pusat lewat website Alfamart. Namun ternyata di form isian, pada bagian isian Kode Keamanan tidak pernah bisa muncul mas bro, padahal sudah dibuka lewat hp dan juga pc, sama saja. Jadi komplain lewat web atau email tidak bisa. Ya sudah akhirnya terbitlah artikel ini mas bro. Sekali lagi artikel ini bukan untuk menjelekkan Alfamart dan karyawannya, akan tetapi lebih sebagai aware untuk masyarakat saja agar lebih teliti lagi saat belanja dan jangan takut untuk komplain pada kasir jika memang terjadi selisih harga antara di label dan di kasir.

NB: artikel ini sudah saya ketik cukup lama karena Trisno tetap mencoba menghubungi Alfamart Center, akhirnya tidak ada tanggapan hingga diputuskan untuk dipublish. Berikut bukti percakapan Trisno.

4 Komentar

  1. Harusnya harg yg termurah yg bayar atau setidaknya kasir memberi penjelasan atau permohonan maaf bukannya seolah-olah cuci tangan #mantan kuli alfamart

Tinggalkan Balasan ke Mase Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*