Tips Menjaga Jarak Aman Saat di Lampu Merah

satuaspal.com – Mas bro… Menjaga jarak aman saat berkendara merupakan sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan karena hal ini dapat meminimalisir bahaya yang akan terjadi pada diri dan kendaraan kita. Nah ternyata, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain tidak hanya penting dilakukan saat kendaraan bergerak. Namun, menjaga jarak aman juga wajib dilakukan ketika kita berhenti di tempat parkir. Berikut tips dari penggunaan Facebook yang mungkin akan berguna jika kita terapkan.

Jaga jarak aman di traffic light.

Sudah pernah tahu belum mbah, kalo jaga jarak aman bukan hanya saat kendaraan melaju? Tapi juga saat berhenti di lampu merah. Dulu ilmu ini saya dapat waktu ikut pelatihan “defensive driving”. Saat itu saya berdebat dengan pembicaranya. Bahwa jarak antara kendaraan kita dengan kendaraan di depan kita itu sedekat mungkin atau paling tidak ga bisa dilalui motor. Tp ternyata saya salah mbah. Patokannya itu saat kita masih bisa melihat ban belakang yang napak di aspal( bukan ban blakang yang digendong kaya konde seperti terios rush/panther touring dll).

Banyak keuntungan menjaga jarak saat berada di trafficlight, diantaranya:
1. Saat mobil depan mogok/mesin mati, kita masih bisa mendahului karna ada jarak cukup untuk belok.
2. Ketika terjadi tabrakan di blakang kita, tidak sampai terjadi karambol yang mengakibatkan kita menabrak mobil depan
3. Bisa mewaspadai ada bahaya di depan misal mobil mundur(kunduran bahasa jawanya) atau ada kecelakaan yang akan berakibat menimpa kita.

Minusnya:
Sering dilewati motor dan kadang diserobot mobil dari arah samping.

Kalo sy mo diserobot mah bodo amat. Yg penting saya selamat.

Kira-kira mbah2 disini lebih seneng mana mbah? Mepet2 mobil depan atau jaga jarak mbah?

Ora ono motuba ne. Soale lagi mudik

#mariberdiskusi #motubaberdiskusi

Sumber:

Salam, Mase.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*