Pengalaman Sholat Jumat Jadi Sholat Dhuhur

Salam satu aspal Indonesia!

Negara kita, bahkan dunia sedang dalam keadaan genting. Penting bagi kita untuk waspada terhadap virus berbahaya ini. Yup inilah virus Covid-19 yang lebih akrab disebut dengan Corona. Dan kebetulan saya sehari-hari beraktivitas di zona merah, kota Solo.

Demi meminimalisir persebaran virus ini ada beberapa cara yang dapat kita lakukan, seperti cuci tangan dengan sabun atau pakai hand sanitizer jika tidak ada sabun dan air, tidak kontak tubuh dengan orang lain, dan jaga jarak dengan orang lain minimal 1-2 meter.

Sebagian ada yang beruntung bisa bekerja dari rumah atau work from home, sehingga lebih kecil resikonya berkontak dengan orang lain. Sementara yang masih kerja tetap harus waspada dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan.

Majelis Ulama Indonesia bahkan memberikan fatwa agar sholat jumat ditiadakan dan diganti dengan sholat dhuhur di rumah. Semua itu untuk meminimalisir persebaran virus akibat kontak dengan orang lain. Semoga kalian paham.

Sebelumnya diberitakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19. Berikut isi fatwa MUI saya ambil poin tentang penyelenggaraan sholat Jumat.

Dalam kondisi penyebaran Covid-19 tidak terkendali di suatu kawasan yang mengancam jiwa, umat Islam tidak boleh menyelenggarakan shalat jumat di kawasan tersebut, sampai keadaan menjadi normal kembali dan wajib menggantikannya dengan shalat zuhur di tempat masing-masing.

Nah sebagai warga negara yang taat dan demi kebaikan semua umat, beberapa masjid di daerah Solo dan juga termasuk masjid yang biasa satuaspal pakai untuk jumatan, hari ini tidak menyelenggarakan sholat jumat. Untuk gantinya kami menggelar sholat dhuhur.

Memang sholat dhuhur yang kami lakukan masih berjamaah, namun setidaknya sudah meminimalisir peserta, hanya kita kita saja yang setiap hari bertemu. Sebagian teman ada yang menjalankan sholat dhuhur sendiri.

Rencananya sholat jumat diganti sholat dhuhur ini akan berlangsung dua kali, dan jumat yang ketiga baru kita semua akan menggelar sholat jumat. Sesuai anjuran MUI lah.

Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan bakal ada lakon seperti ini di dunia. Yah dunia kita sudah tua sob… Sebaiknya memang mengikuti saran pemerintah dan ulama agar wabah ini segera berakhir dan tidak menambah korbannya. Yang WFH ya lakukan WFH… Yang belajar dari rumah ya gunakan untuk belajar… Jangan malah dipakai buat piknik… Mari kita lawan corona dengan mengikuti himbauan pemerintah dan ulama… Mereka yang lebih paham gan… (satuaspal.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.