Sunmori Pertama di Era New Normal

satuaspal.com – Hari Minggu tanggal 5 Juli 2020, Mase, rtb.web.id, dan aromarpm.com melakukan sunmori ke embung Manajar Selo Boyolali. Jujur saja, karena era pandemi yang membuat kami tidak bisa kemana-mana, touring kemarin bisa menjadi obat kangen riding kami.

Jarak antara kota Karanganyar dengan embung Manajar Selo Boyolali sekitar 65 km, cukuplah untuk riding, nggak bakalan sakit di pinggang ataupun punggung. Maklum faktor u bro n sist. Persiapan sudah Mase mulai dari malam hari dengan ngelap helm KYT pemberian dari Suzuki. Wakakakak…

Malam harinya Mase malah nggak bisa tidur (kebiasaan saya kalau ada janjian pagi buta). Takut bangun kesiangan karena janjian dengan teman-teman kumpul di patung kuda Boyolali jam 6 pas. Mendengar adzan subuh Mase langsung bangun, cuci muka, wudlu, dan sholat. Nggak pakai mandi hahaha.

Tepat pukul 05.00 wib, Mase gas Honda Beat Street menuju ke Boyolali. Tepat pukul 06.00 wib akhirnya sampai juga di titik kumpul, patung kuda Boyolali. Dan ternyata rtb.web.id sudah berada di SPBU di dekat patung kuda. Ya wes Mase ikut meluncur ke sana. Sampai pukul 06.15 wib nunggu aromarpm.com ternyata nggak datang-datang.

Ya wes akhirnya aromarpm.com ditinggal saja. Mase naik Beat Street dan rtb.web.id naik Scorpio melaju dari kota Boyolali, Cepogo, hingga akhirnya tepat pukul 06.45 wib tiba juga di Selo.

Awalnya kami salah belok saat mencari rute ke embung Manajar. Mase berinisiatif mencari rutenya pakai Google Maps, dan ketemu juga jalannya. Ternyata tidak jauh dari lokasi kami nyasar.

Jalan menuju ke embung Manajar keluar dari jalan utama dan lewat jalan sempit beton yang hanya cukup untuk berpapasan dua sepeda motor. Jalannya terus menaik. Dan di sini Scorpio rtb.web.id mengalami sedikit masalah saat naik. Dan akhirnya kami memutuskan untuk tidak jadi sampai ke embung Manajar. Demi mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Nah disinilah akhirnya aromarpm.com menyusul dan bertemu dengan kami. Katanya tadi jam 6-an sempat muter-muter di patung kuda dan tidak bertemu kami. Ya iyalah, kami kan di pom bensin. Salah kami juga, janjian di patung kuda malah melipir ke pom. Akhirnya kami bertiga memutuskan untuk kembali turun, tidak jadi ke embung Manajar yang padahal tinggal 500 m lagi jaraknya dari titik trouble motornya mbah rtb.web.id.

Kami balik turun ke jalan utama dan ketemu warung makan di dekat gang masuk ke embung Manajar tadi. Kami memesan kopi, teh, gorengan, dan makan soto buat sarapan. Cuaca Selo yang cukup dingin dan mendung, membuat makanan kami menjadi cepat dingin. Ya wes dilahap saja sebelum makin membeku. Hihi.. Setelah sarapan, kami putuskan untuk pulang, yakni sekitar jam 08.30 wib.

Itu tadi cerita sunmori Mase bersama dengan rtb.web.id serta aromarpm.com. Ini touring pertama Mase setelah masa pandemi Covid-19 yang meluluh lantakkan seluruh negeri. Kapan-kapan riding lagi yukkkkk!!!

Videonya ada di YouTube SatuAspal.Com

4 Replies to “Sunmori Pertama di Era New Normal”

  1. wah seru itu mase…lumayan buat obat kangen riding, Minggu kemaren saya dan istri, anak serta keponakan juga ke Boyolali, silaturahmi main ke rumah temen, lumayan buat kangen ngetoll…efek covid 3 bulan kagak kemana-mana….

    1. Iya mas seru, rasanya lego hehehe… Iya mas dah lama gak jalan jauh, sekali jalan jauh rasanya seneng ya mas… Lha tinggalnya dimana mas Mario…

Leave a Reply

Your email address will not be published.