Ngojek dengan sistem pemerataan itu menyenangkan

Saya tidak tahu kalau sistem prioritas sudah diganti jika saja seorang teman driver tidak memberitahunya di grup gojek yang saya ikuti. Waktu itu saya ngechat di grup untuk ijin tidak bisa ikut ngiur acara anniversary base camp dengan alasan setiap on saya paling cuma dapat 1 order. Dan iuran 100 ribu itu besar banget buat saya.

Dari informasi itulah akhirnya saya mencoba aktif kembali mencari rejeki lewat aplikasi gopartner. Dan benar saja, dengan sistem pemerataan ini, setiap on saya bisa mencapai target poin. Ini baru sistem yang keren menurut saya. Jadi tidak ada driver prioritas, semua yang on bisa mendapatkan orderan secara bergilir.

Last, tentu saja harapan saya, semoga sistem ini dapat dipertahankan agak lama. Karena memang benar-benar menyenangkan dan membuat semangat ngebid. Meskipun untuk yang full gojek tentu ini menjadi sistem yang mereka benci.

15 Replies to “Ngojek dengan sistem pemerataan itu menyenangkan”

  1. Untuk yg dijadikan sampingan mungkin dianggap adil, tapi untuk mereka yang hanya mengandalkan dari gojek pasti merasa kurang dihargai kerja keras, keluar subuh bahkan ngalong sampai pulang larut malam lagi. Tepatnya mungkin driver prioritas, tapi driver yang rajin yang jam onbidnya tinggi, ya wajar lebih mudah mendapatkan order

    1. Betul sekali.. sekarang yang merasa dirugikan gantian driver yang full gojek.. setiap sistem ada plus minusnya, tdk bisa menyenangkan semua orang…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: