Kaget, Keluar Rumah Pagi-Pagi Kok Banyak Tentara Siap Tempur di Karanganyar

Selamat malam Indonesia! Salam satu aspal! Hari ini saya cukup kaget namun juga kaget saat keluar rumah dan mendapati jalan raya yang penuh tentara siap tempur dengan banyak tank di ruas jalan. Ini ada apa?! Mau lawan tentara Rusia kah, atau Ukraina?

Usut punya usut, ternyata tentara-tentara dengan alat tempur lengkap tersebut ternyata sedang melakukan latihan tempur dalam kota. Wah menarik dan saya baru denger soal ini.

Tenang saja. Sebab di kota Karanganyar ini memang sedang ada latihan pertempuran kota. Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjen TNI Parwito menjelaskan, latihan ini adalah kegiatan rutin dan kali ini berlokasi di wilayah Karanganyar via solopos.com.

Latihan ini dimulai sekitar pukul 3.00 wib dini hari, dan ndilalah latihan tersebut malah mengganggu tidur saya. Tidur saya jadi enggak nyenyak gara-gara mendengar suara sirine yang enggak henti-henti. Rumah saya cuma beberapa puluh meter dari lokasi latihan.

Teman saya malah mengabari, anaknya nangis terus pas sekitar jam 3.00 wib pagi karena mendengar dentuman tembakan di depan rumahnya. Tembak menembak yang cukup lama.

Berikut skenarionya… Komandan Satgas Pertempuran Kota di Karanganyar ini, Letkol (Inf) Suratman menjelaskan skenario dalam latihan tersebut. Menurutnya, pertempuran kota sudah direncanakan oleh musuh yang kekuatannya dari negara asing yang melakukan gerakan menuju ke Semarang atau sekitar Jawa Tengah.

Mereka sebenarnya sudah dipukul mundur oleh pasukan TNI. Namun sisanya berafiliasi dengan gerakan separatis atau gerakan radikal di Jawa Tengah. Sehingga pihaknya diperintahkan oleh komando tugas daerah Kodam IV/Diponegoro untuk merencanakan pertempuran kota.

“Diawali dengan pemisahan pengungsi atau masyarakat yang ada di Karanganyar, setelah selesai itu baru pertempuran,” ujarnya.

Pertempuran ini melibatkan elemen yang ada atau seluruh pasukan yang ada di Jawa Tengah, salah satunya Satuan tempur yang diwakili Yonif Raiders 400/BR, Satuan Bantuan Tempur, dan Satuan Bantuan Administrasi.

Foto dari teman Gojek

Lebih jauh, setelah terjadi pertempuran kota musuh memakai kekuatan militer sehingga kemudian diimbangi dengan kekuatan militer pula oleh pasukan TNI. Di sisi lain, beberapa pejabat Karanganyar juga disandera di Kantor Bupati.

Bisa dibayangkan pertempurannya begitu sengit dan seru bukan? Asli saya benar-benar kaget pas keluar rumah hla kok jalan raya penuh sama tank tempur.

Latihan ini diikuti 1.500 personel satuan tempur, dengan personel utama Yonif Raider 400/BR, dibantu Satuan Bantuan Tempur, Satuan Bantuan Administrasi. “Semua dilibatkan sehingga ini adalah latihan terintegrasi,” imbuhnya.

Keren sihhhh… bravo pak tentara… semoga negara kita aman-aman selalu ya dan cukuplah permasalahan harga sembako dan minyak goreng yang akan menyusahkan kita. (Mase)

Leave a Reply

Your email address will not be published.