Bakso “Idola” Mojosongo, Solo

image

Bakso Idola, begitulah warung bakso dan mie ayam ini diberi nama. Warung bakso dan mie ayam ini berlokasi di Mojosongo, Solo. Untuk menemukannya memang agak susah, karena lokasinya tidak berada di tengah kota. Carilah perempatan Panggung (ada diler Yamaha Panggung Motor di sana). Terus ambil arah ke utara atau ke arah RS. dr. Oen Kandang Sapi. Terus ke arah utara hingga melewati 2 traffic light. Nah di traffic light terakhir kan jalannya berbentuk perlimaan tuh, ambil yang arah barat laut (kalau tidak salah). Terus lurus, jika ketemu perempatan yang ada tongnya di tengah jalan terus lurus aja. Tidak begitu jauh dari tong ini ada pertigaan, nah belok kanan. Maka warung bakso dan mie ayam Idola ini ada di kanan jalan.

Warung bakso dan mie ayam Idola ini lumayan cukup luas. Ada juga ruangan yang bisa di pesan, cukuplah untuk 25 an orang. Yang asyik parkirnya juga gratis. Selain itu, ternyata harga makanan di warung bakso dan mie ayam Idola ini ternyata juga standar. Rasa melebihi harganya kalau menurut saya sih.

Kemarin saya memesan Mie So atau mie ayam bakso. Selain mie so juga ada menu bakso biasa, bakso urat, mie ayam, dan juga ada nasi bagi yang masih butuh karbohidrat selain mie. :mrgreen:

Review mie so di warung bakso dan mie ayam Idola

Untuk tampilannya sendiri bisa kalian lihat pada gambar terlampir. Mie so yang saya pesan isinya ada mie, potongan daging ayam kecil-kecil yang diberi bumbu manis, sawi, beberapa pangsit goreng, 3 ball bakso, kuah kental berwarna cokelat, dan kuah mie ayam yang dipisah.

Pertama sekali saya mencoba mencicipi kuah kental yang berwarna kecokelatan itu, diluar perkiraan, kuah coklat ini rasanya gurih banget, kaya akan rempah, tekstur kuahnya juga kental. Saya malah jadi ingat mie ongklok yang saya santap di alun-alun Wonosobo pas touring ke Dieng tempo hari. Rasanya mirip, cuma kuah di sini tidak sekental kuah mie ongklok.

Lalu saya mencicipi kuah yang ada dimangkok kecil. Hmmm… rasanya agak nanggung kuah ini, gurih juga nggak hambar juga nggak. Tentu saja kuah ini boleh ditambahkan pada mangkok mienya, tapi saya kok malas untuk menambahkannya, takut merusak rasa yang teramat gurih si kuah berwarna cokelat. Jadi saat memakan mie so Idola ini, kuah yang terpisah itu tidak saya manfaatkan. Saya cukup memakan mienya dengan kuah kental berwarna cokelat ini, dan itu enak banget lho guys. Guriiiiihhhhhh banget… Susah saya ngungkapinnya.

Mie dimasak dengan pas, teksturnya kenyal di mulut. Sawinya juga mateng sempurna. Daging ayamnya bumbu manis, seperti mie ayam biasanya, potongannya kecil-kecil dan kurang banyak kalau menurut saya. Baksonya enak banget, lembut banget dan lunak, gampang dipotong dengan sendok, rasa gurihnya sampai ke dalam. Juara deh mie ayam dan bakso di sini!!! 👍👍👍👍

Untuk harganya sendiri standar banget kok, sama ama harga mie ayam ataupun bakso yang pakai tenda gitu dan dijual diatas trotoar gitu. Mie ayam Rp 6.000 saja… sedangkan Mie so Rp 10.000 saja… Kalau harga bakso dan minumnya saya lupa perhatiin.

Skor :

Mie so Idola saya kasih nilai 7 dari 10
Es jeruk saya kasih nilai 6 dari 10

Saya rasa untuk skor baksonya juga seperti itu. Asli nggak nyesel makan di sini. (Mase)

Iklan

13 pemikiran pada “Bakso “Idola” Mojosongo, Solo

Silahkan mau komen apa saja, boleh "joss", "beng", "ngekk", "bengek"..... pokoke sak karepmu kang mbak.... khusus untuk cewek bisa meninggalkan nomer hp #eh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s