Ini kondisi vbelt Vario 125 jika dipakai hingga 41.000 km lebih

satuaspal.com – Ini kondisi vbelt Vario 125 jika dipakai hingga 41.000 km lebih. 

Saat ini motor metik menjadi pilihan yang paling populer di kalangan konsumen sepeda motor. Bahkan sejak kehadirannya, sepeda motor metik terus menggerus pasar sepeda motor tipe cub atau bebek. Hal ini wajar saja terjadi mengingat kepraktisan berkendara dengan sepeda motor metik ini. Pengendara hanya perlu menarik tuas gas dan rem, tidak perlu lagi memikirkan untuk menaik turunkan tuas gigi persneleng.

Dengan menggunakan sepeda motor jenis metik bukan berarti perawatannya juga otomatis motor bisa merawat dirinya sendiri. 😆 Anda tetap harus memperhatikan perawatannya agar tidak menjumpai kendala saat berkendara. Dan salah satu perawatan/pengecekan yang penting untuk dilakukan adalah pada bagian vbelt atau biasa di sebut juga rantai streng.

Berbeda dengan sepeda motor bebek atau sport yang menggunakan rantai sebagai penyalur tenaga dari mesin ke roda, motor metik menggunakan vbelt yang letaknya tertutup rumah cvt jadi memang agak susah untuk melihat kondisi vbelt. Namun sebenarnya kondisi vbelt dapat diketahui dari rasa. Tentu bukan dengan menjilati rumah cvt… Anda dapat mendeteksi keberadaan kondisi vbelt yang perlu diganti dengan merasakan getaran yang muncul. 

Jika sudah merasa ada getaran dari rumah cvt bolehlah saatnya anda cek kondisi vbelt di dalamnya. Jika perlu lakukan penggantian vbelt. Selain dari getaran, vbelt yang minta diganti biasanya juga bisa dideteksi dari pelintiran gas. Misal gas yang tiba-tiba jadi semakin berat atau gas yang tiba-tiba loss. Sebenarnya pihak pabrikan juga sudah memberikan ancer-ancer penggantian vbelt, misal kalau di Yamaha Mio penggantian vbelt adalah tiap 25.000 km (cmiiw) (pengalaman Mio Smile saya putus vbelt di km 30.000an), vbelt di Honda Beat disarankan diganti tiap 24.000 km (cmiiw). 

Lantas bagaimana jika vbelt terus dihajar hingga 41.000 km lebih??? 

Kasus di sini terjadi pada motor Vario 125 teman saya yang bernama om Budi. Jadi ceritanya motor Vario 125 yang dibeli Mei 2014 itu belum pernah diganti vbeltnya, hingga menempuh jarak 41.700 sekian km. Dan terpaksa diganti setelah mbrodol. Hehehe… 

Itulah kondisi vbelt Vario 125 2014 setelah digunakan hingga 41.000 km lebih. Rontok… Tinggal serabut-serabutnya… 😥

Kalau sudah begini tentu saja ya harus diganti yang baru. Lantas berapa harga vbelt Vario 125 yang baru??? 

Harga vbelt KZR untuk Vario 125 Rp 139.000. Harga Roller KZR Rp 58.000. Diganti sekalian dengan rollernya biar awet. Ibarat rantai, diganti satu set sekalian sama gir depan dan gir belakangnya. 

Makasih sharingnya ya om Bud, salam satu aspal!!! (Mase) 

Iklan

36 pemikiran pada “Ini kondisi vbelt Vario 125 jika dipakai hingga 41.000 km lebih

  1. Kok murah banget??? Kalau di AHASS, yang pernah tempat saya kerja. Ongkos pasang saja Rp.50.000,- (itu kok cuma Rp.15000,-), SEdangkan untuk Piece Slide Rp.10.000,-/biji(butuh 3 Rp.30.000,-) V-belt original sudah include Roller, harganya sekitar Rp.170.000,-an. Hehehe itulah yang seingat saya 😉

  2. Mio nya adik ipar, beli 2006, baru 36rb km. Dan belum ganti belt. Terakhir di cek sekitar 2 bulan lalu, mekanik bilang msh bagus.

Silahkan mau komen apa saja, boleh "joss", "beng", "ngekk", "bengek"..... pokoke sak karepmu kang mbak.... khusus untuk cewek bisa meninggalkan nomer hp #eh

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s